Selasa, 31 Juli 2018

TENTANG KITA KKN 49 UTM 2018


          

            Siapa yang tak kenal ajang kampus yang satu ini? Kisah Kasih Nyata? Tidak !!!!! KKN adalah Kuliah Kerja Nyata singkatnya sebagai pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi dalam bentuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai contoh KKN yang dilaksanakan UTM (Universitas Trunojoyo Madura) di desa Beluk Raja, Ambunten, Sumenep. Saat musim KKN tiba yang begitu mendesak ribut ini itu survei lokasi, proker, dana, teman baru, tempat baru semua begitu kaku perlu beradaptasi membangun kemistri berbeda pandangan dan pendapat. Semua harus dijalani dengan ikhlas tak pernah berfikir harus menetap dan berbaur dengan masyarakat khususnya kami KKN 49 yang berangkat dengan bermalas-malasan. Hhhuuuhhh . . . . . KKN begitu mengganggu liburan semester kami, bayangan jauh dari hiruk pikuk kawasan kampus tak bisa hidup tanpa sinyal, tanpa wifi, tanpa warkop, tanpa minimarket, belum lagi mana bisa pulang kerumah setiap minggu, mana sanggup menghadapi masyarakat dengan bahasa madura yang menjadi penghalang begitu ogah dengan bayangan berangkat KKN. Hingga hari keberangkatan tiba 17 Juli 2018 begitu rempongnya dengan barang bawaan, begitu takut tinggal lebih jauh dari jangkauan orang tua. Dengan 14 personil berbeda jurusan dan fakultas, Koordinator KKN 49 Desa Beluk Raja yang terpaksa kami pilih :

Nama : Rizal Wafiq Amri
Asal : Lumajang
Prodi : Psikologi
Mottonya “Kebaikan tak akan hilang walau tertutup awan”
Si gak peka yang selalu salah dimata teman-teman namun selalu menenangkan

Sekertaris I KKN 49
Nama : Elinda Dirgantari Cholby
TTL : Lamongan, 20 April 1998
Study : belum selesai S1 Ilmu Hukum
Mottonya “Yakin Usaha Sampai”
Just talk I want to look happy with my self
Si comel yang gupuh dan gampang ngambek dengan optimisme yang tinggi selalu romantis dengan partnernya

Sekertaris II KKN 49
Nama : Febri Kuniawan
TTL : Jepara, 27 Februari 1997
Study : masih S1 Teknologi Industri Pertanian
Mottonya “Semua yang diniaatkan dengan bismillah, takkan mundur di tengah-tengah”
Si pendiam yang menghanyutkan, penyejuk dan penenang untuk bu sekertaris I

Bendahara I KKN 49
Nama : Riski Sika Alfiatul
Nama Panggung : Cika
TTL : Magetan, 29 Juli 1996
Umur : 18+
Study : Mau selesai S1 Akuntansi
Mottonya “Bermimpilah!!! Karena hidup berwal dari mimpi”
Si cengeng yang pelit dengan berbagai godaan dari jutaan uang panas dengan partnernya

Bendahara II KKN 49
Nama : Habibatul Jannah
TTL : Probolinggo, 14 Desember 1997
Study : Sedang menempuh S1 jurusan Agroteknologi (dilanjut skripsi kemudian resepsi)
Mottonya “Jadilah manusia yang Berarti”
Cita-Cita “Setiap keinginanku adalah cita-cita”
Si aneh pemakan segala yang khas dengan sifat manja dan penyayangnya

Para pengikut:
Nama : Ade Ardiansyah
Nama Beken : Adecobrajr
TTL : Jombang, 25 Maret 1997
Study : Masih lanjut S1 Ekonomi Islam
Mottonya : Usaha tanpa Doa itu SOMBONG, Doa tanpa Usaha itu BOHONG!
Si bakul uyah yang endorse setiap saat namun selau memberi masalah tanpa solusi

Nama : Eka Nur Romadhona
Nama Kecil : NANA
TTL : Jombang, 20 Januari 1997
Mottonya “tidak ada usaha yang menjadi sia-sia”
Cita- cita:  Pasti tercapai
Si oneng pemakan segala pokok e “prei tel*k”

Nama : Irma Erviana
Nama Kecil : Ir
TTL : Situbondo, 20 November 1997
Motto : Sukses Dunia & Akhirat
Cita-cita : Direktur Bank Syariah
Si ustadzah dengan gaya khasnya yang menjengkelkan

Nama : Wiwik Mukaromah
TTL : Kediri, 12 Juni 1997
Motto : lakoni wae, kersane gusti Allah
Cita-cita: istri sholehah, family til jannah
Si damai yang tidak mendamaikan, tukang jepret yang jarang di jepret

Nama : Helin Vamilu Tami
TTL : Nganjuk, 28 Mei 1997
Umur : 18+
Study : Masih S1 Sastra Inggris
Mottonya “Work Hard, Play Hard”
Si selow yang gak pernah tidur, sekalinya tidur kaya orang mati

Nama : Siti Nurhasanah
TTL : Pamekasan, 18 Mei 1997
Umur : 18+
Study : Sedang S1 Ilmu Hukum
Si selow yang hobbynya tidur “every time to beauty sleep”

Nama : Roby Panca Kurniawan
TTL : Nunukan, 07 Mei 1997
Umur : 21++
Study : Mau selesai S1 Psikologi
Motto sesuai bacaan do’a iftitah
Si cungkring yang suaranya melengking, alergi sama ikan cewek

Nama : Anip Cinta Triawan
Umur : 18+
Study : Sedang S1 Ilmu Kelautan
Mottonya “Melakukan sesuatu karena keinginan, bukan karena keharusan”
Si gupuh yang selalu bikin gupuh, sukanya makan pengennya kurus

Nama : M. Ainul Fikri
TTL : Jombang, 11 Juli 1996
Study : OTW S1 ilmu Komunikasi
Moto : Yakin dan percayalah bahwa kamu...!!! BISA
Si preman tobat karena di tinggal nikah mantan, sesepuhnya anak-anak yang tidak bisa jadi panutan
            
             Banyak rencana yang membuat kita semakin terlihat berbeda namun perbedaan itu yang menyatukan kita. Bayangan yang menghantui sebelum keberangkatan nyatanya tak mematikan tanpa wifi kami mampu semakin banyak berdiskusi, hanya pasar tradisional yang membuat kita mau belajar dengan budaya masyarakat Beluk Raja, perbedaan bahasa yang sering mengundang gelak tawa. Berkumpul dengan anak-anak Desa Beluk Raja kadang menyadarkan kami dibalik tawa mereka, sungguh mereka memiliki semangat belajar yang luar biasa. Diseparuh perjalanan KKN kami di Desa Beluk Raja banyak yang pelajaran tentang hidup yang mengajarkan perbedaan, kebersamaan, kesederhanaan, perjuangan, keikhlasan dan banyak lagi. Nyatanya KKN tidak sesulit dibayangkan.

Pentol Gepe’ "Khas" Ambunten, Sumenep


Mendengar nama “pentol” pasti yang terbayang adalah pentol bakso seperti yang biasa kita temukan dimana-mana. Berbeda dengan Pentol Gape’ buatan masyarakat Kecamatan Ambunten,  Kabupaten Sumenep,  Jawa Timur  yang saat ini lagi hits dikalangan muda-mudi ujung timur pulau Madura.
 Pentol ini berbahan dasar dari ikan tongkol, dimana ikan tongkol merupakan salah satu hasil laut yang utama di daerah ambunten. Sehingga masyarakat memanfaatkan ikan tongkol ini sebagai bahan utama pembuatan Pentol Gape’. Ikan tongkol yang sudah dihaluskan kemudian dicampur dengan bahan pembuatan pentol pada umumnya, bedanya tidak ada campuran daging atau ayam. Selain itu dari segi bentuk juga berbeda dengan pentol pada umumnya, yaitu dibuat bulat besar dan dipipihkan dengan menggunakan alat penjepit yang terbuat dari besi. Karena proses pembuatannya yang dijepit maka dinamaknlah “Pentol Gape”.
Pentol Gape’ bisa disajikan dengan dua cara yaitu bentuk basah dan kering. Pentol Gape’ basah dibuat dengan cara proses dipanggang sedangkan Pentol Gape’ kering langsung dicetak dan dijemur kemudian baru digoreng kering. Pentol Gape’ disajikan dengan bumbu khusus yang salah satu bahannya terbuat dari tepung kanji yang dicampur rempah-rempah seperti bawang putih, kemiri serta bumbu-bumbu sambal pada umumnya tanpa petis dan terasi. Selain itu bisa juga disajikan dengan bumbu khas madura menggunakan petis,  yang di ulek dengan gula merah kemudian ditambah cabai sesuai selera. Rasa pedas dan gurih tentu yang akan dirasakan saat pertama kali mencicipi kuliner yang satu ini.
Rasa seafood tentu banyak mewarnai lataran yang ditonjolkan adalah bahan ikan tongkol yang dihaluskan. Daya pikatnya, selain memiliki ukuran besar harganya juga sangat murah yaitu hanya Rp 1000 per lembarnya. Bila dikonsumsi dalam keadaan masih hangat, luar biasa nikmatnya. Pentol Gape’ ini sudah menjadi kuliner khas masyarakat Ambunten. Hmmmm.... yummmyy.... Saat ini Pentol Gape’  menjadi ladang ekonomi baru bagi masyarakat. Begitulah gambarannya, sekali kita merasakan pasti akan ketagihan. Pengen nambah dan nambah lagi.

Minggu, 29 Juli 2018

Produk Unggulan KKN 49 UTM 2018, Nugget Daun Kelor Dan Sempol Ikan Tongkol Desa Beluk Raja



Sebagai salah satu desa yang terletak di daerah pesisir utara pulau Madura, desa Beluk Raja memiliki sumber daya laut yang melimpah sehingga salah satu mata pencaharian sebagian warganya adalah sebagai nelayan. Berbagai macam ikan yang dihasilkan oleh para nelayan, ikan layar, tongkol, tengiri dan jenis seafood lainnya. Selama ini, warga desa menjual secara langsung atau dipindang terlebih dahulu ikan hasil tangkapannya, ada pula yang memanfaatkan ikan untuk olahan seperti petis. Dalam hal ini dibutuhkan inovasi dan diversifikasi pangan agar hasil para nelayan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menghasilkan nilai jual yang lebih tinggi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kami kelompok KKN 49 Universitas Trunojoyo Madura melakukan inovasi dalam pengolahan ikan yakni berupa sempol yang berbahan dasar ikan. Penerapan inovasi ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan bagi para ibu-ibu di Desa Beluk Raja.  Pelatihan ini diikuti sekitar 50 peserta, di mana para peserta sangat antusias dan interaktif dalam mengikuti pelatihan.
Selain hasil laut yang melimpah, Desa Beluk Raja juga potensi di bidang pertanian salah satunya adalah tanaman kelor. Namun, tanaman ini tidak dimanfaatkan secara maksimal di mana tanaman ini hanya digunakan sebagai sayuran dan pakan ternak. Hal ini sangat disayangkan karena seperti yang kita ketahui daun kelor memiliki sejuta manfaat, diantaranya menyehatkan mata, mencegah kanker, mengatasi diabetes, dan manfaat lainnya serta juga memiliki nilai gizi yang tinggi.
Kurangnya pemanfaatan daun kelor, kami membuat sesuatu yang berbeda untuk meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi daun kelor dan meningkatkan nilai ekonomis dari daun kelor tersebut. Olahan pangan yang kami buat berupa nugget yang berbahan dasar ikan dan daun kelor. Sama halnya seperti sempol, penyampaian inovasi ini melalui pelatihan bagi ibu-ibu Desa Beluk Raja.
Melalui pelatihan olahan pangan berbahan dasar ikan dan daun kelor, diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia terutama dalam produktivitas pengolahan hasil laut dan pertanian sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Beluk Raja.

Resep Nugget Daun Kelor
BAHAN-BAHAN:
Ø Adonan
·           1 kg ikan tongkol
·           2 butir telur
·           2 genggam daun kelor
·           1 batang daun bawang daun
·           5 sendok makan tepung tapioka/kanji
·           3 lembar roti tawar hancurkan
·           ¼ sdt baking soda
·           Minyak goreng secukupnya
Ø Bumbu Halus
·           10 siung bawang putih
·           ½ sdt kaldu bubuk
·           ½ sdt gula pasir
·           2 sdm sari serai
·           Garam secukupnya
Ø Baluran/Kulit luar
·         Tepung tapioka/kanji secukupnya
·         3 butir telur kocok lepas
·         Tepung roti secukupnya
CARA PENGOLAHAN:
1.      Bersihkan ikan dari tulangnya, blender hingga halus
2.      Masukkan irisan daun bawang, baking soda dan bumbu halus kedalam adonan ikan yang sudah dihaluskan. Aduk hingga rata
3.      Kocok telur dengan roti tawar hingga rata dan campurkan kedalam adonan
4.      Masukkan tepung tapiokan dan daun kelor yang sudah diblender sedikit demi sedikit. Aduk adonan hingga rata
5.      Tuang adonan nugget kedalam loyang yang sudah diolesi minyak, kukus kurang lebih 30 menit lalu angkat.
6.      Tunggu hingga dingin dan potong sesuai selera, masukkan kedalam tepung kering kemudian telur yang dikocok lepas lalu baluri dengan tepung roti hingga rata. Goreng hingga kering


Resep Sempol Ikan
BAHAN-BAHAN
Ø Adonan
·           500 gram daging ikan halus, misalnya ikan tongkol, ikan tengiri atau lainnya yang penting gunakan ikan yang segar
·           200 gram tepung tapioca
·           1 butir telir ayam
·           Daun bawang secukupnya
·           Air secukupnya
·           Minyak goring secukupnya
Ø Bumbu Halus
·           4 siung bawang putih
·           1 sdt merica bubuk
·           Garam secukupnya
·           Penyedap rasa secukupnya
Ø Baluran/Kulit Luar
·           2 butir telur kocok lepas
CARA PENGOLAHAN:
1.      Siapkan wadah, campukan daging ikan yang sudah dihaluskan, tepung tapioca, telur, daun bawang dan bumbu halus
2.      Uleni adonan dengan tangan/sendok sampai tercampur rata
3.      Siapkan tusuk sate dan didihkan ½ panci air setelah mendidih kecilkan apinya
4.      Oleskan tangan dengan minyak goreng ambil segenggam adonan, tempelakan ketusuk sate seperti membuat sate lilit kemudian masukkan kedalam panci. Setelah naik ke permukaan angkat dan tiriskan
5.      Panaskan minyak goreng dan siapkan kocokan telur, goreng dengan dilumuri telur hingga coklat keemasan

KELOR ???? Kandungan gizi daun kelor yang belum tereksplor, memiliki mineral lengkap, protein lebih banyak 2x telur dan yoghurt, vitamin C lebih banyak 7x Jeruk, vitamin A lebih banyak 4x wortel, kalsium 4x lipat susu, Asam Amino lengkap.

IKAN TONGKOL ???? menjaga kesehatan mata, mengatasi rematik dan linu, mengibati anemia, mencegah ejakulasi dini dan kulit kusam serta mampu mengobati hepatitis B.

Video Profil Desa Beluk Raja

https://youtu.be/erA7KG6cHF0