Selasa, 07 Agustus 2018

Pundi - Pundi Bisnis di Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep



Desa Beluk Raja merupakan salah satu desa yang terletak di bagian pantai utara Kabupaten Sumenep. Desa tersebut memiliki banyak usaha-usaha rumahan atau yang lebih dikenal dengan home industri.
Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Sedangkan yang dimaksud home industry adalah rumah usaha produk barang atau juga perusahaan kecil. Dikatakan sebagai perusahaan kecil karena jenis kegiatan ekonomi ini dipusatkan di rumah.
Beberapa usaha (bisnis) rumahan yang ada di desa beluk raja dan banyak digeluti oleh masyarakatnya adalah usaha pembuatan rengginang, petis, dan kripik singkong. Namun dalam menjalankan usahanya, masih banyak usaha-usaha bahkan hampir semuanya belum memberikan label pada produknnya tersebut. Tidak hanya itu, bahkan untuk pengemasannya jauh dari kata layak. Sehingga untuk dipasarkan pun terbatas, tidak bisa di pasarkan ke daerah yang lebih luas.
Untuk itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 49 Universitas Trunojoyo Madura melakukan sebuah sosialisasi dengan judul “Pundi-Pundi Bisnis di Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep”. Sosialisasi ini ditujukan pada ibu-ibu di desa Beluk Raja. Jumlah peserta sosialisasi yang hadir kurang lebih 35 orang.
Didalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa sebenarnya di desa Beluk Raja memiliki potensi bisnis yang menjanjikan namun belum dioptimalkan oleh masyarakat sekitar. Dalam sosialisasi ini kami berusaha merubah cara berfikir masyarakat sehingga memiliki rencana bisnis ke depan yang lebih baik.
Selain dari itu, dijelaskan pula terkait bagaimana suatu pengemasan yang baik, perizinan (Khusus PIRT dan Label Halal), dan cara pemasaran.
Pengemasan yang baik ialah pengamasan yang memenuhi kriteria, yaitu:
1     Kedap udara
2     Berlabel
Tujuan adanya pengemasan ini tidak lain adalah untuk melindungi pruduk tersebut agar tidak dimasuki hewan, lebih awet (tahan lama), meningkatkan daya tarik, dan daya jual.
Untuk perizinannya sendiri cukup dengan mendaftarkan izin edar PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) dari dinas kesehatan setempat. Sedangkan untuk logo halal, walau pun tidak wajib ada tapi sangat penting untuk kenyamanan konsumen mengkonsumsi produk kita. Sertifikasi halal bisa diajukan ke LP POM MUI setempat dengan prosedur yang hampir serupa dengan pengurusan izin PIRT.
Sedangkan untuk pemasarannya kami berusaha mengarahkan masyarakat untuk mulai mempromosikan barang produksinya melalui media online agar memiliki pasar yang lebih luas. Hal yang menghalangi proses pemasaran ini salah satunya adalah karena masyarakat sekitar masih sangat tradisional. Masyarakat di desa ini terutama ibu-ibunya belum sepenuhnya menguasai tekhnologi. Kemudian selain itu kami berusaha mengarahkan masyarakat untuk berembuk tentang BUMDes yang akan mewadahi mereka dalam memulai bisnis yang lebih serius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diversifikasi Pangan dengan Olahan Nugget Daun Kelor dan Sempol Ikan oleh KKN TEMATIK 49 UTM 2018 di Desa Beluk Raja, Ambunten, Sumenep

Sebagai salah satu desa yang terletak di daerah pesisir utara pulau Madura, desa Beluk Raja memiliki sumber daya laut yang melimp...