Jumat, 26 Juli 2019

Lomba-Lomba Penutupan KKN 73 UTM 2019


    Untuk menuju acara puncak atau malam inagurasi kami dari kelompok 73 UTM mengadakan lomba-lomba untuk anak anak dan ibu-ibu yang ada di Desa Beluk Raja, Sumenep. Kami menggelar acara ini selama tiga hari, yaitu di hari selasa, rabu dan kamis.

       Lomba ditempatkan di area balai desa beluk raja. Lomba untuk anak-anak terdiri dari lomba kelereng, lomba makan kerupuk, lomba memasukkan paku kedalam botol, lomba pecah balon, dan lomba kelereng.





     Untuk semua kategori pembagian hadiahnya diambil juara satu, dua dan tiga. Dan pembagian hadiah akan diberikan pada saat malam puncak atau penutupan yaitu pada tanggal 25 Juli 2019 di malam harinya. 

Senin, 22 Juli 2019

Pelatihan Produk Unggulan Olahan Daun Kelor

     Kami dari kelompok 73 UTM 2019 memiliki inovasi baru untuk mengolah daun kelor menjadi makanan yang sehat, serta mudah dibuat. Daun kelor banyak ditemui di Desa Beluk Raja, Sumenep.


         Daun kelor memiliki 9,4 gram protein, 185 mg kalsium, 4 mg zat besi, 337 mg kalium dan 64 kalori energi. Daun kelor sendiri memiliki manfaat bagi kesehatan, yaitu mengobati kanker, menyehatkan mata, menurunkan kadar gila, sebagau antioksidan bagi tubuh, dapat menurunkan kolesterol bermanfaat untuk gizi ibu menyisui, sebagai anti aging, menyehatkan pencernaan, menjaga fungsi otak, mengobati cacingan.

   Dengan demikian, kelompok kami ingin membuat kreasi baru untuk membuat produk mie dan stick yang berbahan dasar dari daun kelor. Demo produk unggulan ini bertempat di balai Desa Beluk Raja. Kami berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK untuk mensukseskan acara ini.


Komposisi mie dan stick:
Bawang putih 2 siung, garam, penyedap rasa, tepung terigu 1/2 kg, telur 2, sari daun kelor.

Alat:
Blender, kertas minyak, baskom, kompor, elpigi, wajan, piring, penggiling mie, cobek, sendok, panci

Langkah-langkah:
1) Blender halus daun kelor, saring sari daun kelor
2) Haluskan bawang
3) Campur tepung terigu, telur, sari air daun kelor,         garam, penyedap rasa
4) Kemudian bentuk adonan menggunakan alat           penggiling mie dan stick
5) Untuk stick panaskan minyak goreng, goreng           menggunakan api kecil
6) Untuk mie panaskan air hingga mendidih



Kamis, 18 Juli 2019

Pengobatan Gratis dan Sosialisasi Pengemasan Produk Petis bersama UKM yang ada di Beluk Raja

      Pengobatan gratis dan sosialisasi pengemasan produk petis termasuk proker besar kami dari kelompok 73 UTM 2019. Kami sangat menanti-nanti event besar ini. Kami mengadakan pengobatan gratis untuk nelayan dan warga beluk raja kami bekerja sama dengan puskesmas Ambunten.

  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan warga Desa Beluk Raja. Selain pengobatan gratis, kami juga menggelar sosialisasi pengemasan produk petis. Hal ini bertujuan agar masyarakat memiliki wawasan warga tentang bagaimana cara mengemas produk yang baik dan menarik agar memiliki daya jual produk yang tinggi dan bisa bersaing di pasar global.




     Petis di daerah beluk raja rata-rata dijual tanpa ada label. Seperti contoh petis yang diproduksi Hj. Zulaiha, petis ini sudah dijual keluar dari Pulau Madura. Namun kelemahannya petis Hj. Zulaiha ini tidak memiliki label yang khas dan tidak memiliki brand tersendiri padahal dengan adanya brand atau merek dapat memberikan keuntungan lebih pada produsen. Salah satunya yaitu produk petis ini bisa dikenal lebih luas dan konsumen juga akan percaya untuk melakukan transaksi.


     Apalagi produk petis di madura ini banyak, tidak hanya di satu kota saja. Dengan demikian kami menggelar sosialisasi pelebelan petis agar masyarakat melek terhadap informasi dan pengetahuan bahwa pengemasan dan pemberian label pada petis dapat meningkatkan daya jual produk petis itu sendiri.


Selasa, 16 Juli 2019

Mengajar dan Berbagi Ilmu di SDN Beluk Raja, Sumenep

 Pendidikan adalah suatu pembelajaran pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan secara sistematis dalam mewujudkan suasana belajar mengajar agar para peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya. Disini kami dari KKN kelompok 73 UTM membantu mengembangkan potensi siswa-siswi SDN Beluk Raja. Kami datang ke SDN Beluk Raja karena kami ingin membantu mengajar. Kami mengajar mulai tanggal 16-22 Juli 2019 dikarenakan adanya libur panjang untuk sekolah negeri.

    Pengabdian ini adalah sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan, disini kami bisa turun langsung ke lapangan dan langsung berinteraksi dengan anak-anak yang memiliki semangat yang tinggi dalam mengemban pendidikan. Namun kendala kami disini adalah dalam segi bahasa. Rata-rata dari mereka kurang fasih dan kurang mengerti bahasa persatuan Indonesia. Mereka bisa mengerti maksud yang kita sampaikan tetapi mereka kurang mampu untuk menyampaikan maksud mereka kepada kita dalam menggunakan Bahasa Indonesia.


   Kami mengajar dari pukul 07.00-selesai sesuai jadwal yang diberikan sekolahan. Kami mengajar dari kelas satu sampai kelas enam. Selain mata pelajaran, kami juga mengisi kelas dengan mengajak mereka bermain diselingi belajar. Kami menggunakan metode ice breaking agar mereka tidak bosan pada saat dikelas maupun diluar ruangan. Kami melakukan semampu kamu agar mereka tetao senang dan tidak merasa bosan tetapi juga tetap ingin belajar


Minggu, 07 Juli 2019

Pengabdian Rohani dengan Cara Kegiatan Belajar Mengajar Mengaji di Madrasah Diniyah Miftahul Ulum Desa Beluk Raja, Sumenep

      Kegiatan mengajar mengaji di Desa Beluk Raja merupakan salah satu proker dari kelompok kami KKN 73 UTM. Kegiatan mengajar mengaji ini kita lakukan tiga kali dalam seminggu pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis pukul 15.30 di Madrasah Diniyah Miftahul Ulum milik keluarga H. Syafa'at.
  Kegiatan ini merupakan kegiatan belajar mengajar mengaji yaitu dimana kami mengajar anak-anak di Desa Beluk Raja tentang bagaimana membaca Iqra dan Al-Quran yang baik dan benar, serta hafalan surat-surat pendek.



    Madrasah Diniyah Miftahul Ulum ini sudah berdiri berdiri sejak tahun 1998. Kami meminta izin kepada Bapak H. Syafa'at untuk dapat mengajar di Madrasah Diniyah Miftahul Darul Ulum milik beliau. Karena ini adalah Madrasah Diniyah milik keluarga, maka sebelum kita juga ikut mengajar disana adik-adik dibimbing oleh keluarga H. Syafa'at sekeluarga.


     Disisi lain kami sangat bersyukur, kami diberikan izin dan diberikan respon yang baik atas kedatangan baik kami untuk bergabung di keluarga H. Syafa'at mengajar serta belajar juga untuk mengamalkan bacaan Al-Quran. Selain respon baik yang diberikan oleh keluarga H. syafa'at, kamu juga mendapatkan respon yang baik dari masyarakat serta kekuarga besar Madrasah Diniyah Miftahul Ulum. Adik-adik sangat berantusias dan memiliki semangat belajar mengaji yang tinggi. Mereka sangat senang dan tidak ingin berpisah dengan kami.

    Mereka sangat senang sekali, dan menyambut kedatangan kami pada saat kami tiba untuk mengajar mereka dengan senyum hangat mereka dan menyambut kami dengan berjabat tangan. Setidaknya dengan kedatangan jamu ke Madrasah Diniyah Miftahul Ulum untuk membantu mengajar adik-adik dapat meringankan beban daru Bapak H. Syafa'at sekelurga.

   Adik-adik yang kami ajar memiliki tingkatan kelas yaitu kelas satu sampai kelas enam. Kelas satu terdiri dari tingkatan iqra satu iqra dua, dan iqra tiga. Kemudian kelas dua terdiri dari tingakatan iqra dua dan iqra empat. Kelas tiga terdiri dari iqra lima dan iqra enam. Dan yang terakhir kelas enamnya mengaji Al-Quran.

Sabtu, 06 Juli 2019

Kegiatan Rutin Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) || Desa Beluk Raja, Sumenep

    Dengan adanya gerakan ini, semua warga Desa Beluk Raja bisa saling mengenal satu sama lain dan ini adalah suatu bentuk silaturahmi dan pengakraban antar sesama. Disini ibu-ibu PKK bisa saling bertukar pikiran juga untuk menyelesaikan permasalahan desa beluk raja

 Tujuan gerakan PKK ini adalah untuk pemberdayaan keluarga yang dapat meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungannya.

  Ibu-ibu PKK Desa Beluk Raja memiliki acara rutinan setiap hari sabtu. Acara dilakukan pukul 14.00 yang bertempat di balai desa beluk raja. Acara rutinannya yaitu istighosah bersama untuk ibu-ibu PKK. 


Kemudian ibu-ibu melakukan arisan bersama untuk mempererat tali silaturahmi antara ibu-ibu PKK desa beluk raja. Semua diikuti dari semua dusun yang ada di beluk raja, yaitu ibu-ibu dari dusun wak duwak, ibu-ibu dari dusun beluk tengah, ibu-ibu dari dusun congkak dan ibu-ibu dari dusun lebak.

Acara rutinan istighosah dan arisan selesai pukul 16.00



Rabu, 03 Juli 2019

Aktivitas Pelelangan Ikan

    Pelelangan ikan merupakan satu-satunya mekanisme pemasaran ikan yang memiliki tujuan untuk mendapatkan harga yang layak bagi nelayan dan pedagang. Transaksi jual beli ikan antara nelayan dan pembeli dilakukan setiap hari sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam sehari ikan yang dilelang bisa mencapai 150 Ton lebih. Banyak sedikitnya ikan tergantung pada musim atau cuaca.



    Saat kapal nelayan datang, pembeli bergotong royong menuju perahu nelayan dan berebut untuk mendapatkan basket-basket yang berisi ikan yang kemudian dibawa ke pinggiran pantai.

    Pada saat transaksi jual beli ikan ini dilakukan banyak pembeli yang berebut hingga sampai adu mulut dengan para pembeli lainnya. Sudah tidak awam lagi penampakan seperti ini, sudah biasa dilakukan agar mereka (pembeli) mendapatkan basket-basket yang berisi ikan. Per basket biasanya dihargai hingga 100-150 per basket pada musimnya.



                        I

Selasa, 02 Juli 2019

Pembukaan KKN Kelompok 73 UTM 2019 di Desa Beluk Raja, Sumenep

    Setelah mendapatkan izin pada survey-survey sebelumnya. Selasa, 2 Juli 2019 mengadakan pembukaan KKN 73 2019 yang dihadiri oleh semua perangkat desa yang termasuk Penanggung Jawab Desa Beluk Raja.



    Penanggung Jawab Desa Beluk Raja, yaitu bapak Arsudi menyampaikan beberapa harapan kepada para peserta KKN 73 UTM 2019. Beliau berharap bahwa mahasiswa/mahasiswi yang ditugaskan untuk mengabdi di Desa Beluk Raja bisa menggali potensi desa dan memanfaatkan ilmunya untuk masyarakat Beluk Raja.


      Pembukaan ini ditutup dengan bacaan doa oleh rekan kami Moh. Zaini, dan setelah itu dilanjutkan sharing hearing bersama Penanggung Jawab dan semua perangkat desa tentang proker yang akan kami jalankan selama 25 hari kedepan di Desa Beluk Raja ini.










Author : Nuke ayu derika


Video Profil Desa Beluk Raja

https://youtu.be/erA7KG6cHF0